MUSIM PANEN DURIAN BELUM HABIS, PETANI MASIH BERJUALAN DI JAYAPURA
Foto
Para petani durian Yapen di depan Kantor Otonom, Jayapura
PELAJAR DAN MAHASISWA ASAL KAMPUNG ARTANENG (MANATANEN) DAN PARA SENIOR IPEMAROS MEMBANTU PETANI DURIAN
Suara Burumai
Hingga tanggal 12 Maret 2025, masyarakat asal Pulau Yapen masih berjualan durian di kota Jayapura. Mereka berangkat mengikuti kapal Dorolonda dari Pelabuhan Serui pada tanggal 11 Maret dan tiba di Jayapura pada jam 6.00 pagi, hari Rabu tanggal 12 Maret 2025.
Masyarakat petani durian berjualan pada tiga tempat yaitu di Pintu Keluar Pelabuhan Jayapura, Kota Jayapura, depan Kantor Otonom, Kota Raja Luar dan di Mega Futsal, Kali Acai, distrik Abepura. Mereka mulai berjualan pada jam 9.00 pagi – 12.00 malam.
Foto
Mantan ketua Umum IPEMAROS dan Ketua Bamuskam kampung Artaneng
arakov Jimmi Karson Maniambo, saat berjualan durian di depan Pelabuhan kota Jayapura
Para petani durian menyampaikan bahwa masih terdapat petani durian lainnya yang akan membawa buah durian dari Pelabuhan Biak untuk berjualan ke Jayapura. Mereka tiba dengan KM Ciremai antara jam 7.00-9.00 malam pada haru Rabu tanggal 12 Maret 2025. Para petani durian yang berjualan di Jayapura berasal dari Kampung Mambo, Ambaidiru, dan beberapa kampung di distrik Yapen Utara.
Foto
arakov John Mort Arampi
Sekretaris Umum IPEMAROS saat melayani pembeli durian yang mampir
di depan Pelabuhan Jayapura, kota Jayapura
Di Kota Jayapura, sebagian petani durian Asal Artaneng memilih untuk tinggal bersama para pelajar-Mahasiswa asal Artaneng di asrama Mahasiswa Artaneng atau Roswari. Pelaksana Tugas (PLT) Ketua IPEMAROS saat ini, arakov Sopater Kapisa, S.Si, mengatakan bahwa:
“berkaitan dengan harga jual dan permintaan pasar terhadap buah durian Yapen di kota Jayapura yang baik, para orang tua, sahabat-sahabat pemuda/I asal kampung Artaneng berani untuk melakukan perjalanan jauh ke Jayapura dan berjualan. Suatu kebahagiaan tersendiri bagi kami karena kami ada di Jayapura untuk membantu menampung mereka di asrama.”
Foto
Ruang Tamu Asrama Roswari di Furia Puskopad, Kompleks Kota Raja Dalam, distrik Abepura, Jayapura
Arakov Sopater Kapisa juga menambahkan bahwa “Selain itu, momen musim durian mengingatkan kami tentang masa-masa lalu saat panen durian di kampung. Kami tetap mendukung masyarakat kami untuk bersaing di pasar jalanan kota Jayapura”
Selain memilih tinggal bersama pelajar dan mahasiswa di asrama Roswari, beberapa petani durian memilih untuk tinggal bersama kerabat atau tidur di tempat berjualan durian untuk menjaga jualannya. Para petani asal Kampung Ambaidiru dan Mambon tinggal di asrama Pelajar dan Mahasiswa Ambaidiru (IPAMA).
Peliput/Pelapor
Yosias Kuwei
Sopater Kapisa
Editor
Siriwai Adrianus Varano Kuwei
Edisi Ke 3
Panen Buah Durian
Foto dan Video
Yosias Kuwei
Sopater Kapisa
**setiap foto dan video yang ditampilkan telah memperoleh izin
IPEMAROS.doc
Kamis, 13 Maret 2025






Komentar