RAPAT PERDANA KELUARGA BESAR ONATE DI MANOKWARI, PAPUA BARAT
FOTO
Foto Bersama Keluarga Besar Yawa Onate
Keluarga Besar Onate di Manokwari, Papua Barat, mengawali tahun 2026 dengan membuka rapat perdana yang diadakan pada hari Minggu tanggal 01 bulan Februari tahun 2026 bertempat di rumah keluarga arakov Adrianus Payai, Amban Pantai, distrik Manokwari Barat, Manokwari.
nampak injae Silas Karubaba (Kaos Coklat/abu-abu/tengah)
bersama dua arakov Yva Vunat sedang duduk santai
sebelum rapat dimulai
Rapat Perdana Keluarga Besar Onate merupakan Inisiatif yang dibangun oleh para Tokoh-Tokoh muda Yawa Onate di Manokwari yaitu arakov Herman Atururi, arakov Yames Rawai, arakov Dani Kanyuga, arakov Adrian Payai, arakov Simon dan beberapa saudara-saudari lainnya.
CATATAN RAPAT PERDANA
Rapat perdana dibuka oleh arakov Adrianus Payai selaku anggota inisiator rapat dan dilanjutkan dengan Doa yang dipimpin oleh injae Silas Karubaba. Setelah itu, pimpinan rapat diambil alih oleh arkov Herman Atururi (ketua) dan arakov Yames Rawai selaku notulen.
FOTO
Suasana dan Kebersamaan Keluarga Onate
saat rapat
Terdapat dua agenda pertama yang didiskusikan bersama pada rapat hari ini. Agenda pertama adalah pembahasan tentang Rencana Pembentukan Badan Formatur untuk Musyawarah Besar Keluarga Onate dan agenda kedua adalah pembahasan tentang Ibadah perdana keluarga Onate yang rencananya akan dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 08 bulan Februari tahun 2026.
MENGAPA RAPAT KELUARGA BESAR ONATE PERLU DILAKUKAN
Mengawali rapat, arakov Herman Atururi memberikan gambaran terkait situasi dan kondisi ikatan keluarga Onate saat ini. Ikatan keluarga Onate atau dikenal juga dengan sebutan Onate-Aruisai mengalami masa-masa vakum sejak tahun 2023. Keadaan ini terlihat dari molornya kegiatan-kegiatan ibadah serta minimnya kehadiran orang-orang Onate pada ibadah-ibadah kerukunan keluarga yang dilakukan.
"Terdapat semacam pembedaan (stigma parsial) antara orang Onate asli dan Onate peranakan, Aruisai dan Busami atau Onate dan Peranakan, yang mempengaruhi kehadiran anggota kerukunan dalam ibadah-ibadah keluarga..kadang hanya Onate-Onate peranakan saja yang hadir" katanya. Menurut arakov Herman, keadaan seperti ini tidak boleh terjadi.
Selain itu, Ketua Umum Ikatan Keluarga Besar Yapen di Papua Barat (dan Papua Barat Daya), injae Niko Wanenda, telah meminta kepada Tokoh-Tokoh dan anak-anak muda/i Onate di Manokwari untuk membentuk badan formatur keluarga Besar Onate. Permintaan injae Niko Wanenda menjadi salah satu alasan perlunya pembentukan Ikatan Onate di Manokwari.
Dengan demikian, hasil dan kesepakatan-kesepakatan pada pertemuan perdana yang dilakukan pada hari ini oleh anggota keluarga Onate akan dilaporkan langsung ke injae Niko Wanenda selaku ketua Umum Ikatan Keluarga Besar Yapen di Papua Barat (dan Papua Barat Daya).
arakov Dani Kanyuga (kiri)
arakov Herman Atururi (tengah)
arakov Yames Rawai (kanan)
Sebelum Menjalankan Rapat Bersama
Pengajaran bahasa Onate dan pembiasaan masyarakat Yawa yang merantau untuk menggunakan serta mampu berbahasa Yawa hanya bisa dilakukan melalui pertemuan-pertemuan keluarga seperti Ibadah-Ibadah Kerukunan Onate. Sebab sejauh ini, belum terdapat kelas Bahasa Yawa Onate yang secara virtual ataupun luring mengajarkan bahasa dan kebudayaan orang Onate.
PERTIMBANGAN DAN ALASAN MENDASAR TENTANG PEMBENTUKAN BADAN FORMATUR DAN SEJARAH PANJANG BERDIRINYA KERUKUNAN KELUARGA BESAR ONATE DI MANOKWARI, PAPUA BARAT
Pertimbangan pertama berasal dari arakov Yames Rawai (notulen) menanggapi arahan dan pandangan yang disampaikan oleh arakov Herman Atururi. arakov Yames menegaskan bahwa segera akan dilakukan kordinasi ke Dewan Adat Suku Yawa Onate di Serui terkait Agenda Persiapan Badan Formatur Keluarga atau Kerukunan Keluarga Besar Onate di Papua Barat.
Kemudian, pengajaran bahasa Onate bagi masyarakat Yawa Onate di perantauan akan mulai giat dilakukan melalui ibadah-ibadah keluarga. Beberapa Nyanyian berbahasa onate akan disiapkan untuk diajarkan. Juga terdapat terjemahan Alkitab dan Nyanyian Rohani berbahasa Onate yang akan dipakai sebagai bahan Bacaan saat ibadah.
antusias anggota keluarga Onate
mendengar pendapat satu sama lain
saat rapat berlangsung
Guna pelaksanaan rencana-rencana ibadah dan Musyawarah Besar, menurut arakov Yames, perlu ditentukan Anggota Badan Formatur Kerukunan atau Keluarga Besar Onate.
Menanggapi pendapat yang disampaikan oleh arakov Yames, injae Silas Karubaba memberikan sedikit gambaran tentang perjalanan awal kerukunan keluarga Onate di Manokwari dan curhatan terkait hambatan penggunaan bahasa Yawa dalam beberapa momen penting keluarga besar Onate.
"Pada tahun 2000, injae Abraham Oktavianus Atururi (Alm) kita jalan dengan Kerukunan Keluarga Besar Ikatan Mahasiswa Onate Serui. Kita jalan sampe pergantian injae Payai. Kemudian, ibadah mulai vakum.
Saya ingat, ketika kita Ibadah di pengucapan syukur di rumah sesepuh injae Bram Atururi (Alm). Waktu ibadah saya tidak bisa berbicara dengan bahasa Yawa karena ada arakov dorang yang dari suku-suku berbeda.
Kemudian, kita keluarga onate ini besar dan banyak. Tetapi kita selalu pasif. Ada duka kita pasif. Padahal, pendiri Provinsi Papua Barat, Gubernur Pertama, adalah orang Onate yaitu injae Abraham O. Atururi (Alm).
Hari ini, kita berkumpul untuk memulai sesuatu yang baru. Bagi saya, kita tidak bisa jalan dengan 2 arah mata angin. Ibadah itu sangat penting. Mau hebat sampai bagaimanapun tapi ibadah itu penting sekali" jelasnya
KERUKUNAN KELUARGA BESAR ONATE-ARUISAI ADALAH INDUK DAN TETAP JALAN. KELUARGA BESAR ONATE, JUGA HARUS BERJALAN BERSAMAAN DENGAN JALANNYA KEGIATAN KERUKUNAN INDUK.
Menanggapi pandangan dari injae Silas Karubaba, arakov vanya Rani Bonai-Simanjuntak, selaku bendahara kerukunan keluarga Besar Onate-Aruisai, memberikan sanggahan tentang peran sentral kerukunan keluarga besar Onate-Aruisai yang sedang berjalan saat ini.
"Kerukunan Keluarga Besar Onate-Aruisai harus tetap berjalan karena saat ini hampir sebagian besar anggota dan keluarga berada di tanah rantau dan harus ada persatuan yang kuat" Tegasnya
"...berarti penting bagi pengurus Keluarga Besar Onate, baik yang berada di dalam Badan Formatur dan Pengurus Kerukunan Keluarga Besar Onate-Aruisai untuk melakukan kordinasi. Sehingga ke depannya, kegiatan pada Kerukunan Keluarga Besar Onate-Aruisai dapat berjalan dengan baik tetapi juga Keluarga Onate dapat tetap berjalan.
Berkaitan dengan Badan Pengurus, perlu dibentuk Badan Pengurus Keluarga Onate yang terpisah atau menjadi badan Pengurus Sub-Keluarga Onate" demikian Pandangan dari injae Silas Karubaba menanggapi pendapat arakov vanya Rani Bonai-Simanjuntak.
Gabungan Beberapa Foto Pertemuan Keluarga Onate
"saya ingat...waktu acara adat antar maskawin arakov Herman Warmetan, semua orang hadir. Keluarga Aruisai hadir dan keluarga Onate juga hadir. Kita perlu memperhatikan bagian ini sehingga tidak terjadi perpecahan diantara kita..." tambahnya
Tanggapan selanjutnya berasal dari arakov Adrianus Payai. "Terima kasih. Jadi, Onate-Aurusai itu induk. Tetapi karena dari sisi adat istiadat kedua suku berbeda maka diperlukan pemisahan. Pemisahan bukan berarti berpisah....melainkan, kita akan tetap dan terus berkoordinasi antara ikatan induk dan kerukunan Onate atau sub-keluarga Onate. Contoh Hal sensitif seperti adanya duka. Maka, kita semua yang Onate asli, Onate peranakan, harus dan akan tetap jalan sama-sama. Saya pikir begitu...sudah jelas disini..selanjutnya, kitong langsung bicara pemilihan pengurus kerukunan Onate" Tegasnya
Dengan demikian, telah terdapat pandangan-pandangan umum, usulan dan pikiran-pikiran yang baik tentang Pendirian Ikatan Keluarga Onate. Beberapa hal berkaitan dengan dua agenda pertama yang telah dibahas dan dipahami bersama lewat diskusi hari ini adalah
- (1) keluarga Onate tidak terpisah dari kerukunan Onate Aruisai,
- (2) Ibadah Keluarga Onate harus diaktifkan kembali,
- (3) Keluarga Onate menjadi wadah pembelajaran dan pengajaran Budaya,
- (4) diperlukan kordinasi yang baik antara anggota keluarga Onate yang menjadi pengurus Kerukunan Keluarga Onate dan Aruisai terkait kegiatan ibadah keluarga dan kegiatan-kegiatan Adat,
- (5) Kegiatan Ibadah-Ibadah sub-keluarga Onate perlu dijalankan secara terpisah guna pengajaran dan pelestarian bahasa Yawa,
- (6) sub-keluarga Onate dan Aruisai atau suku-suku lainnya asal Serui berbeda secara adat-istiadat.
TENTANG MUSYAWARAH BESAR IKATAN KELUARGA ONATE
Terkait rencana Musyawarah Besar I Keluarga Onate, pimpinan dan anggota rapat masih mempertimbangkan dua hal teknis pelaksanaannya yaitu apakah akan dibentuk komisi-komisi untuk masing-masing perwakilan, ataukah terdapat utusan dari tiap sub-suku Onate yang ada di Manokwari untuk mewakili suara dalam Musyawarah. Juga masih dipikirkan tentang perayaan Natal Onate dan Perayaan Natal Onate-Aruisai.
Berkaitan dengan rencana pelaksanaan Musyawarah Besar I Keluarga Onate, injae (Bapak) Aninam memberikan pandangan umum tentang pentingnya kebersamaan dan diskusi bersama seperti yang sedang dilakukan pada rapat perdana.
"kita bersyukur karena ada Kerinduan untuk duduk bicara tentang kehidupan orang onate. Mungkin diantara kita dan orang lain masih bertanya tentang ada atau tidaknya struktur organisasi. Struktur organisasi Keluarga Onate harus ada. Tetapi yang paling penting adalah identitas suku Onate yaitu Bahasa Onate" Katanya
FOTO
dua arakov vanya (saudari perempuan) yang menghadiri pertemuan
arakov vanya Paulina Wayeni
arakov vanya Rani Bonai-Simanjuntak
Menanggapi padangan injae Aninam, arakov Herman Atururi memberikan pandangan umum tentang pelaksanaan Musyawarah Besar I Keluarga Besar Serui pada tahun 2021. arakov Herman Atururi berpendapat bahwa memang telah dilakukan Musyawarah Besar I Kerukunan Keluarga Yapen di Papua Barat pada tahun 2021.
"Ketika itu, musyawarah bertujuan untuk memilih 1 ketua ikatan. Meskipun demikian, perlu dipahami bahwa Pemilihan Ketua Ikatan Serui ketika itu bukanlah pemilihan kepala suku Serui. Hasil Msuyawarah Besar I ketika itu adalah terpilihnya injae Niko Wanenda sebagai Ketua Umum Kerukunan Keluarga Besar Serui atau Yapen di Papua Barat (dan Papua Barat Daya). Monentum ketika itu juga muncul karena keadaan politik atau akan digelarnya pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah. Momen-momen politik melahirkan banyak Kerukunan-Kerukunan keluarga yang dibentuk tetapi dalam praktik kegiatannya, anggota kerukunan menjadi lupa untuk melakukan ibadah" jelasnya.
GAMBARAN STRUKTUR KEPENGURUSAN KELUARGA ONATE DAN IBADAH-IBADAH AWAL
Menindak lanjuti pandangan arakov Herman dan injae Aninam, penting bagi Ikatan Keluarga untuk menentukan komposisi Badan Formatur atau struktur kepemimpinanan dan Kepengurusan Ikatan Keluarga Onate. arakov Adrianus payai mengusulkan agar Struktur Kepengurusan Keluarga Onate terdiri dari:
- (1) Ketua,
- (2) Sekretaris,
- (3) Bendahara,
- (4) Kordinator Kerohanian,
- (5) Kordinator Transportasi,
- (6) Kordinator Wilayah,
- (7) dan hal teknis pelaksanaan Ibadah dengan jumlah ibadah sebanyak 2 (dua) kali agar terbagi secara merata bagi seluruh anggota suku Onate di Manokwari.
Dengan demikian, Ibadah Pertama Keluarga Onate pada tanggal 08 Februari 2026 akan menjadi momentum untuk menyampaikan jadwal kegiatan Ibadah keluarga besar Onate. Juga terdapat rencana Ibadah keluarga Onate pada tanggal 28 Februari tahun 2026 yaitu Ibadah pernikahan YRK dan Ema Nuboba.
KESEPAKATAN APA YANG DIHASILKAN? RAPAT INI MENGHASILKAN APA?
Demikian pertanyaan dari injae Yance Yapasedanya. Nampaknya, diskusi yang telah berjalan sejak pukul 13.00 siang hingga jam 16.00 sore berisi banyak pendapat dan pandangan umum, juga pandangan-pandangan teknis tentang pelaksanaan Musyawarah Besar Keluarga Onate. Meskipun demikian, belum terdapat kata sepakat.
"Rapat ini menghasilkan apa?" Tanya injae Yance Yapasedanya.
Menanggapi pertanyaan injae Yance Yapasedanya, injae Hans Mamboai langsung mengusulkan Kantor Kesekretariatan Ikatan Keluarga Onate. Kantor Sekretariatan Ikatan Keluarga Onate akan berada di Kampung Insirifuri, Amban, Manokwari.
injae Hans Mamboai (duduk/kiri)
Pakaian Garis-Garis/stripped Biru
- Sumbangan Diakonia (orang sakit & orang meninggal).
- Sumbangan bagi Pelayan sebesar Rp. 300.000
- Sumbangan bagi Orang sakit sebesar Rp. 250.000
- Sumbangan Duka sebesar Rp. 500.000
- Sumbangan Transportasi sebesar Rp. 150.000
- Sumbangan Aksi spontanitas /iuran
Beberapa Foto Bersama Setelah Pertemuan
Usulan anggaran tersebut diupayakan agar dapat memenuhi kebutuhan Ibadah Keluarga Onate yang akan mulai dijalankan pada tanggal 08 Februari 2026. Berdasarkan Hasil Pendataan Jumlah Keluarga Onate, untuk saat ini terdapat 51 (lima puluh satu) Kepala Keluarga Onate di Manokwari. Dengan demikian, jumlah keluarga yang akan mendapatkan giliran ibadah keluarga Onate adalah (-/+) sebanyak 51 (Lima Puluh Satu) Kepala Keluarga.
***
Penulis
arakov Simon Warmetan
Peliput Berita dan Fotografer
arakov Simon Warmetan
Notulensi Lengkap Rapat Perdana
arakov Yames Rawai
Istilah-Istilah yang digunakan
arakov artinya saudara
injae artinya Bapak
Terdapat juga istilah-istilah lainnya yang memiliki kesamaan arti dengan kata saudara yaitu aide atau ajae. Dalam tulisan ini, editor menggunakan kata arakov, arakov vanya dan injae
Editor dan Pimpinan Redaksi
Siriwai Adrianus Varano Kuwei
IPEMAROS.doc
KELUARGA ONATE DI MANOKWARI
SUARA BURUMAI
Februari, 2026










Komentar