DURIAN PANTURA YAPEN TIBA DI JAYAPURA!
Foto
Para Penjual Durian di depan Kantor SAMSAT, Kali Acai, distrik Abepura
DURIAN PANTURA YAPEN BELUM HABIS!
Musim durian awal tahun 2025 dapat dikategorikan sebagai salah satu musim panen durian paling panjang di distrik Pantai Utara (Pantura) Pulau Yapen. Panen normal biasanya berjalan antara satu sampai dua Minggu masa panen. Panen durian saat ini sudah berjalan hampir selama sebulan dimulai antara minggu pertama dan kedua bulan Februari hingga Minggu Pertama bulan Maret tahun 2025.
Pada minggu pertama bulan Maret, para petani asal pantai Utara Kepulauan Yapen masih berjualan durian di kota Jayapura. Kebanyakan petani durian adalah mama-mama dan Bapa-Bapa yang berasal dari kampung Artaneng, Sarderi, Tindaret dan Rosbori distrik Pantura Kepulauan Yapen.
Foto
Injae (Bapa) Daniel Arampi
Salah Satu Petani dan Penjual durian Asal Kampung Sarderi, Yapen
(Foto ini telah memperoleh izin untuk ditampilkan)
Spot-spot penjualan buah durian oleh para petani Pantura (Pantai Utara) Yapen di kota Jayapura adalah di kompleks Otonom, Kota Raja Luar, dan (saat ini) didepan Kantor SAMSAT atau Mega Futsal, Kali Acai, distrik Abepura, kota Jayapura.
ANGKUT DURIAN DARI BIAK KE JAYAPURA
Masyarakat asal Pantai Utara mengangkut hasil panen buah durian dari Biak dengan mengikuti kapal PELNI Sinabung yang sandar di Pelabuhan Biak pada tanggal 03 Maret 2025. Mereka baru saja tiba di kota Jayapura pada tanggal 04 Maret 2025 dan mulai berjualan. Para petani durian biasanya berjualan dari jam 9.00 pagi sampai jam 10.00 Malam.
Foto
arakov (saudara) William Kaisiri dan Saudarinya
Petani dan Penjual durian Asal Kampung Artaneng, Yapen Utara
(Foto ini telah memperoleh izin untuk ditampilkan)
Banyaknya buah durian yang dibawa dapat dihitung dari jumlah keranjang berisi durian milik satu petani. Untuk saat ini, satu petani masih dapat mengangkut lebih dari lima keranjang hasil panen buah durian. Dengan demikian, hasil panen buah durian di dusun masih banyak dan dapat dipanen selama (-/+) satu minggu ke depan.
Satu tumpuk durian berukuran sedang sebanyak (-/+) tiga - lima buah dijual dengan harga Rp. 100,000,- (Seratus Ribu Rupiah). Sedangkan, durian dengan ukuran besar dijual dengan kisaran harga Rp. 25.000,- (dua puluh lima ribu rupiah) sampai Rp. 50.000,- (lima puluh Ribu Rupiah) perbuah disesuaikan dengan kualitas buah.
Foto
Tampak Pembeli yang mampir untuk membeli buah durian
Durian Pantai Utara Yapen memang terkenal karena rasanya yang manis serta memiliki daya tahan buah yang baik. Buah durian yang berasal dari daerah lain, misalnya, terasa panas jika dimakan dalam jumlah banyak. Selain itu, isi buah durian akan rusak jika kulit buahnya sudah terbelah.
Foto
Deretan buah durian Yapen Utara yang dijual sepanjang trotoar
Berbeda dari buah durian daerah lain, durian Yapen tidak terasa panas jika dimakan dalam jumlah banyak dan isi buahnya masih tetap baik meskipun kulitnya telah rusak.
Para penjual durian Pantura Yapen biasanya akan menanyakan rasa durian yang dimakan kepada pembeli untuk memastikan bahwa pembeli benar-benar mendapatkan produk buah yang baik.
Peliput/Pelapor
Yosias Kuwei
Stevanus Aiwui
Penulis dan Editor
Siriwai Adrianus Varano Kuwei
Edisi Kedua
Musim Panen Buah Durian Tahun 2025
IPEMAROS.doc







Komentar