SENIOR-SENIOR IPEMAROS DI WILAYAH STUDI III MANOKWARI MENDORONG MAHASISWA SARJANA DAN DIPLOMA UNTUK MELAKUKAN PENILITIAN DAN STUDI AKHIR DI KAMPUNG ARTANENG

 

 
Foto 
Para Peserta Rapat/Pertemuan Perdana IPEMAROS 
Wilayah Studi III Manokwari tahun 2025

SUARA BURUMAI

Melalui pertemuan perdana para senior dan anggota IPEMAROS Wilayah Studi III Manokwari pada tanggal 23 Februari tahun 2025, para senior mendorong anggota IPEMAROS yang sedang menempuh studi sarjana dan diploma di Universitas Papua untuk melakukan penilitian Sarjana dan Laporan Akhir di kampung Manatanen.

Terdapat beberapa alasan penting terkait perlunya penilitian kembali ke kampung. Menurut saudara Sandona Kuwei, salah satu senior IPEMAROS sekaligus alumni Fakultas Kehutanan Universitas Papua, penilitian kembali ke kampung merupakan cara untuk mendokumentasikan peristiwa, fakta-fakta historis, fakta ilmiah dan informasi penting lainnya yang dapat menjadi data primer ataupun sekunder sebagai asset kekayaan intelektual IPEMAROS dan masyarakat kampung Artaneng. Data yang tersimpan melalui tulisan akan sangat berguna bagi evaluasi dan kajian-kajian di masa depan. 

Saudara Sandona Kuwei memberikan contoh-contoh tulisan pada bidang antropologi yang dibuat oleh salah satu misionaris di tanah Papua yaitu F. Ch. Kamma. Tulisan-tulisan F. Ch. Kamma yang mengkaji kebudayaan dan kehidupan masyarakat Papua pada dekade 1970-an seperti buku berjudul Koreri, saat ini telah dijadikan referensi utama penulisan sejarah dan menjadi dasar kajian bagi pengembangan kebudayaan dan pembangunan manusia di tanah Papua. Dengan demikian, kajian akademis seperti penilitian skripsi dan laporan akhir yang sampel, topik, dan data penilitiannya diambil di kampung akan menjadi informasi yang berharga di kemudian hari.

 
Foto  
Saudara Sandona Kuwei saat memberikan arahan 
tentang pentingnya Penilitian kembali ke kampung

Sementara itu, menurut saudara Thomas Sembai dan Elden Paai, dua senior IPEMAROS lulusan Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Papua dan Sekolah Tinggi Theologia Erikson-Tritt Manokwari menyampaikan bahwa penilitian kembali ke kampung merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas diri sebagai mahasiswa yang berpikir kritis, menjadi momen pengembangan kemampuan literasi dan asset kekayaan intelektual. Di kemudian hari, penilitian-penilitian yang dibuat dapat memperkuat peradaban manusia tetapi juga menjadi dasar pengetahuan dan referensi bagi generasi penerus di kampung Manatanen.

Alasan paling mendasar dan filosofis dari "dorongan penilitian ke kampung merupakan keinginan yang muncul dari kerinduan untuk mengerti segala sesuatu tentang kampung halaman, sebelum seseorang mencoba memahami berbagai fenomena dan pengetahuan di luar kampung. Sebab, percuma jika seorang anak Artaneng memiliki nilai tinggi, mengerti, dan memahami segala ilmu pengetahuan di seluruh dunia tetapi dia tidak mampu memahami kampung halamannya sendiri".

Melalui pertemuan perdana yang dilaksanakan pada salah satu kamar anggota IPEMAROS di asrama Unit Veteran, Universitas Papua, terdapat beberapa agenda lain yang juga dibahas. Agenda-agenda dimaksud diantaranya:

1.       Presentasi tentang Jumlah Penulisan dan Penilitian yang sudah dilaksanakan di kampung oleh Pelajar dan Mahasiswa Asal Artaneng dan Target-Target penilitian berikutnya

2.       Membahas Rencana Pelaksanaan MUBES II IPEMAROS pada bulan Juli-Agustus 2025

3.       Membahas tentang pengelolaan berita dan wacana tentang konten situs SUARA BURUMAI sebagai media informasi

4.       Rencana Pembangunan Sekretariat IPEMAROS di kampung Artaneng

5.       Beberapa hasil pertemuan Pelajar dan Mahasiswa bersama orang tua di kampung Artaneng pada awal tahun 2025

DAFTAR PENILITIAN, KAJIAN AKADEMIS DAN PENULISAN ARTIKEL DI KAMPUNG ARTANENG

NO

NAMA PENULIS/PENILITI

JUDUL SKRIPSI/ARTIKEL

UNIVERSITAS, SEKOLAH TINGGI, ORGANISASI PENERBIT

TAHUN PUBLIKASI

GAMBAR

1.

Gad Kuwei

Analisis Pemasaran Biji Kakao (Coklat) di kampung Roswari, distrik Yapen Timur, Kabupaten Kepulauan Yapen

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Ottow dan Geissler, Jayapura

2007

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2.

Amir Sroyer

Sistem Pembayaran Mas Kawin pada masyarakat Yawa Unat di kampung Artaneng dan beberapa kampung lainnya

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP), Universitas Cenderawasih, Jayapura

-

-

 

 

 

 

 

 

3.

Tim Suara Burumai

(Ofni Sembai, Thomas Sembai, Nehemia Sembai, Elden Paai, Sandona Kuwei, Noak Rumansara dan Siriwai Kuwei)

A Brief Summary

2014 – 2020

Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Asal Kampung Manatanen desa Roswari (IPEMAROS)

2020

 

 

 

 

 

 

4.

Siriwai Adrianus Varano Kuwei

Tenam: Prinsip-Prinsip Hidup Masyarakat Yawa di Muni Tanen

 

dalam buku berjudul: menulis harapan dan inspirasi untuk bangkit dari papua kumpulan essay dan cerita inspiratif

Papua Rumah Kolaborasi

Andi Publisher

2022

 

 

 

 

 

 

 

5.

Ofni Sembai

Kearifan Lokal Suku Onate dalam Pengelolaan Dusun Sagu di Kampung Artaneng Distrik Pantai Utara Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua

Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Papua, Manokwari

2023

 

 

 

 

 

 

6.

Thomas Sembai

Code Mixing of Yawa and Indonesian Languages In the Artaneng Village In the North Yapen District of Yapen Island Regency, Papua

Department of English Literature, Faculty of Letters and Culture, University of Papua, Manokwari

2023

 

 

 

 

 

 

7.

Hosea Sembai

Potensi dan Produksi Sagu (Metroxylon Sagu Rottb) di Kampung Artaneng Distrik Yapen Utara, Kabupaten Kepulauan Yapen

Program Studi S1 Kehutanan, Jurusan Kehutanan Fakultas Kehutanan, Universitas Papua, Manokwari

2025

 

WACANA DAN PEMBERITAAN PADA MEDIA LOKAL TENTANG KAMPUNG ARTANENG

Selain penilitian dan kajian akademis, para peserta yang menghadiri pertemuan juga mendiskusikan tentang pekembangan wacana pada media-media lokal serta dampaknya terhadap pembangunan dan kehidupan masyarakat di kampung Manatanen. Diketahui, terdapat beberapa media-media lokal yang membahas menulis tentang kampung Manatanen, terutama terkait aktivitas masyarakat, pembangunan serta hubungan masyarakat dengan apparat pemerintah.

WACANA KETUA MUBES II IPEMAROS

Pada pertemuan perdana anggota Wilayah Studi III IPEMAROS di Manokwari, para anggota sepakat untuk mendorong saudara Benyamin Rawai sebagai ketua MUBES II IPEMAROS tahun 2025. Berkaitan dengan kesepakatan dimaksud, para senior dan anggota akan berkordinasi dengan Badan Pengurus IPEMAROS 2019-2024/25, karateker IPEMAROS, dan ketua MUBES II yang terpilih pada tahun 2024 yaitu saudara Jonni B. Aiwui.   

RENCANA PEMBANGUNAN SEKRETARIAT IPEMAROS

Rencana pembangunan Sekretariat IPEMAROS masih terkendala dengan lokasi pembangunan Gedung Sekretariat. Diperlukan observasi, pertimbangan-pertimbangan dan pemilihan lokasi yang tepat untuk mendirikan Gedung bagi IPEMAROS yang nantinya akan dimanfaatkan sebagai Perpustkaan, tempat pelatihan dan pengembangan pelajar dan mahasiswa di tingkat kampung.

PEMIMPIN RAPAT PERDANA IPEMAROS WILAYAH STUDI III MANOKWARI

Rapat Perdana Wilayah Studi III IPEMAROS di Manokwari dihadiri oleh enam anggota aktif yang masih berstatus mahasiswa dan empat senior aktif IPEMAROS. Rapat dimoderatori oleh Saudara Keliopas Kapisa. Doa pembukaan dipimpin oleh Saudara Benyamin Rawai dan Doa penutup dipimpin oleh saudara Yabes Mora.

Foto 
Saudara Benyamin Rawai saat memimpin doa Pembukaan
 

Notulensi Rapat dan Editor Berita

Siriwai Adrianus Varano Kuwei

Dokumentasi Foto

Elden Paai, S.Theol

 

IPEMAROS.doc

Komentar

Postingan Populer