PEMBANGUNAN RUMAH SEKOLAH MINGGU JEMAAT GKI BAITANIA ARTANENG

 
Foto: Tampak Depan, Rumah Sekolah Minggu GKI Baitania Artaneng

SUARA BURUMAI

Pada tahun 2023, ketua Persekutuan Anak dan Remaja (PAR) Jemaat GKI Baitania Artaneng, Bapak Apolos Arampi bersama rekan pengasuh Bapak Efraim Rumansara mengusulkan pembangunan Rumah Sekolah Minggu melalui sidang Jemaat GKI Baitania Artaneng Ke XVII tahun 2023. Usulan ini kemudian diajukan lagi melalui Rapat Terbuka bersama pimpinan pemerintah Kampung Manatanen (Artaneng) desa Roswari.  

 
Foto: Tampak Dalam Rumah Sekolah Minggu

Pada bulan Desember tahun 2023, ketua PAR dan rekan kerjanya menemui pemilik hak waris adat untuk menyampaikan tentang Rencana Pembangunan Rumah Sekolah Minggu. Dari hasil pertemuan tersebut, disepakati bahwa Rumah Sekolah Minggu dibangun pada lokasi Sekolah Dasar Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Baitania Artaneng. Rumah Sekolah Minggu dibangun pada areal kosong sebelah utara, dekat pesisir pantai. Letak Rumah Sekolah Minggu bersebelahan dari Gedung Sekolah Dasar YPK Baitania Artaneng di sebelah selatan. Secara geografis, Rumah Sekolah Minggu dan Gedung Sekolah Dasar YPK Baitania Artaneng terletak diantara dua mata air yang dikenal dengan sebutan mana kavayan di sebelah timur dan mana tovanavin di sebelah barat.  

 
Foto: Tampak Belakang Rumah Sekolah Minggu

Pembangunan Rumah Sekolah Minggu mulai dilakukan pada awal bulan Januari tahun 2024. Hingga bulan Januari tahun 2025, kemajuan pembangunan Rumah Sekolah Minggu Jemaat GKI Baitania Artaneng telah mencapai enam puluh persen (60%). Rumah Sekolah Minggu yang dibangun terdiri dari tiga ruang belajar yang masing-masing diperuntukan bagi kelas Anak-Anak, Kelas Tanggung, dan Kelas Remaja.

Pembangunan Rumah Sekolah Minggu tersisa pemasangan Kap (Kerangka Atap), plester dinding, pengecoran lantai, pemasangan sengk (atap) dan jendela-jendela. Berkaitan dengan itu, disampaikan oleh ketua Panitia Pembangunan Rumah Sekolah Minggu, Bapak Apolos Arampi, bahwa kendala saat ini yang dihadapi dalam upaya penyelesaian pembangunan Rumah Sekolah Minggu adalah kurangnya bahan bangunan. Hal ini menyebabkan pembangunan yang ditargetkan sudah harus selesai pada tahun 2024 ditunda ke tahun 2025.

Berkaitan dengan keterbatasan bahan bangunan, Badan Pengurus PAR bersama anggota PHMJ dan warga Jemaat melakukan rapat bersama pada tanggal 12 Januari tahun 2025. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua PAR sekaligus Panitia Rumah Sekolah Minggu, Bapak Apollos Arampi. 

 
Foto: Diskusi Peserta Rapat Setelah Pertemuan Perdana, tampak Ketua Panitia Pembangunan Rumah Sekolah Minggu, Bapak Apolos Arampi (Kaos Coklat, berdiri kiri) dan Bapak Efraim Rumansara (baju biru, beridiri kiri)

Beberapa hal yang disepakati dari pertemuan awal tahun tentang Pembangunan Rumah Sekolah Minggu Jemaat GKI Baitania Artaneng adalah (1) bagi setiap anggota keluarga lengkap di Jemaat GKI Baitania Artaneng diberi tanggungan 3 lembar senk, (2) setiap anggota Sidi Jemaat diwajibkan untuk menanggung 1 lembar senk, (3) Belanja 100 buah batu tela akan ditanggung dengan memanfaatkan dana yang bersumber dari Peti Pembangunan Jemaat GKI Baitania Artaneng.   

 

Pelapor

Sandona Kuwei

**

Dilaporkan pada tanggal 12 Januari tahun 2025 Setelah Rapat Perdana Panitia Pembangunan Rumah Sekolah Minggu GKI Baitania Artaneng

Diedit dan dipublsih pada tanggal 18 Februari 2025 

Foto Gedung Rumah Sekolah Minggu:

Sopater Kapisa

Foto Selfie Rapat Perdana Panitia Pembangunan Rumah Sekolah Minggu

Sandona Kuwei

Editor dan Pimpinan Redaksi

Siriwai Adrianus Varano Kuwei

 

IPEMAROS.doc


 

Komentar

Postingan Populer